Minggu, 13 Januari 2019

Alasan Warna Hijau Mewarnai Bulan Ramadlan

Khamsun Ramadlan ::: Alasan Warna Hijau Mewarnai Bulan Ramadlan - Alasan Warna Hijau Di Bulan Ramadlan - Alasan Banyaknya Warna Hijau Di Bulan Ramadlan.

Iseng iseng berselancar ke blog blog blogger indonesia dan saya sangat banyak menemukan artikel pemaksaan, saya bilang artikel pemaksaan karena banyak sekali artikel yang sebenarnya tidak penting akan tetapi dibuat seakan akan sangat penting, dan lebih parahnya bicara tidak ada dasarnya, itu jelas bukan hanya konyol akan tetapi kebodohan yang ditampakkan. seperti tulisan dibawah ini:

Alasan Warna Hijau Di Bulan Ramadlan
Bulan suci ramadlan merupakan bulan yang penuh berkah dan merupakan waktu yang tepat untuk melebur dosa dengan memperbanyak amal ibadah di dalamnya, mulai dari ibadah yang wajib dan sunnah.

Namun pernah kah kalian bertanya kenapa di bulan suci ramadlan identik dengan ornamen berwarna hijau? ini dia penjelasannya.
 Menunjukan warna bumi, penyembuhan fisik, kelimpahan, keajaiban, tanaman dan pohon, kesuburan, pertumbuhan, muda, kesuksesan materi, pembaharuan, daya tahan, keseimbangan, ketergantungan dan persahabatan. Dapat digunakan untuk relaksasi, menetralisir mata, memenangkan pikiran, merangsang kreatifitas.

Kesimpulannya adalah pada dasarnya semua warna itu sama saja namun mempunyai makna yang berbeda, jadi kita harus bisa lebih giat untuk beribadah seperti penjelasan di warna hijau tersebut, ikhlas dan tawaqal di bulan suci ramadlan ini, semakin kita rajin beribadah maka akan semakin suci diri kita namun harus di ikuti dengan amal perbuatan yang baik terhadap sesama. Demikian penjelasan arti warna hijau di bulan suci ramdlan, semoga bisa menginspirasi kita semua.

Alasan di atas hanya dibuat buat saja, pada dasarnya islam itu memang identik dengan hijau dan putih karena itu warna sunnah. namun kalau nanti ada makna lain selain itu ya tidak apa apa dibahas namun jangan sampai menghilangkan yang utama dan yang paling utama jangan bicara sesuatu yang tidak dipaham dan jangan menulis sesuatu yang tidak diketahui, seperti menulis Ramadlan dengan menggunakan DH=Ramadhan itu sesuatu yang salah. sesuatu yang salah itu seharusnya tidak disebarluaskan akan tetapi diarahkan kepada kebenaran.
silahkan baca mengenai pembahasan ini di "Fakta Dasar Penulisan Ramadlan, Ramadan dan Ramadhan"
Dan sekian dulu dari saya terima kasih atas kunjungan anda.
read more

Rabu, 19 November 2014

Obat Darah Tinggi yang Perlu Anda Tahu

Khamsun :: Obat Darah Tinggi yang Perlu Anda Tahu
Kesehatan itu sangatlah berharga, karena kita harus pintar pintar menjaga kesehatan, karena itu pula saya akan bagikan Obat Darah Tinggi yang Perlu Anda Tahu.

Obat Darah Tinggi yang Perlu Anda Tahu
Darah tinggi adalah salah satu penyakit yang ditakuti banyak orang karena membahayakan tapi sering kali tidak menimbulkan gejala. Padahal, penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, ginjal, atau stroke. Penyakit darah tinggi pun memiliki komplikasi terhadap beberapa organ tubuh seperti otak, mata, jantung, ginjal, dan anggota gerak.

Cara mencegah hipertensi yang termasuk penyakit dari pembuluh darah adalah adalah menjaga gaya hidup agar tekanan darah tidak naik. Ini caranya:
Tidak merokok.
Mengonsumsi makanan sehat dengan kandungan gizi yang cukup dan berimbang, terutama buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak.
Mengurangi konsumsi garam.
Menjaga berat badan ideal.
Olahraga rutin 3 – 5 kali seminggu, selama minimal 30 menit setiap hari.
Batasi konsumsi alkohol.
Kendalikan stres.
Istirahat yang cukup.
Tapi, bagaimana bila Anda telanjur terkena darah tinggi? Menurut dr. Friens Sinaga, Sp.JP.FIHA., Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, pemberian obat darah tinggi tergantung seberapa tinggi tekanan darah dan ada tidaknya penyakit lain yang menyertai tekanan darah tinggi. Dan, walaupun lebih dari 90 persen penyebab darah tinggi (esensial), pemberian obat darah tinggi juga mempertimbangkan penyebabnya.
Dokter biasanya meresepkan satu atau lebih obat untuk mengontrol tekanan darah tinggi Anda sembari menyarankan agar Anda melakukan perubahan gaya hidup supaya upaya penyembuhan lebih maksimal. Nah, berikut ini beberapa obat darah tinggi yang biasanya diresepkan dokter:
Diuretik
Pada tahap awal, dokter akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat diuretik atau pil air. Fungsi obat darah tinggi tersebut adalah membantu ginjal membuang garam dan air yang akan mengurangi volume cairan di seluruh tubuh sehingga menurunkan tekanan darah.
Diuretik juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan hilangnya kalium melalui air kemih. Oleh karena itu, penderita darah tinggi akan diberikan tambahan kalium atau obat penahan kalium.
Diuretik sangat efektif pada orang kulit hitam, lanjut usia, kegemukan, penderita gagal jantung atau penyakit ginjal menahun. Nah, meskipun terdapat 3 jenis diuretik, dokter biasanya akan menyarankan mengonsumsi diuretik thiazide karena memiliki efek samping yang lebih sedikit serta melindungi Anda dari risiko stroke dan gagal jantung.
Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor
ACE dapat membuat pembuluh darah menjadi melebar sehingga mencegah pembentukan hormon yang disebut angiontensin. Obat ini efektif diberikan kepada orang kulit putih, usia muda, penderita gagal jantung, penderita dengan protein dalam air kemihnya yang disebabkan penyakit ginjal menahun atau penyakit ginjal diabetik, dan pria yang menderita impotensi sebagai efek samping dari obat yang lain.

Obat jenis ACE yang sering diresepkan adalah nalapril (Vasotec), lisinopril (Prinivil, Zestril) dan ramipril (Altace), dan Captopril.
Angiotensin receptor blockers
Obat-obatan ini kadang disebut antagonis reseptor angiotensin-II. Ada berbagai jenis dan merek seperti candesartan, eprosartan, irbesartan, losartan, olmesartan, telmisartan, dan valsartan. Obat darah tinggi jenis ini bekerja dengan menghalangi efek angiotensin II pada dinding pembuluh darah sehingga efeknya mirip obat jenis ACE inhibitor.
Beta blockers
Jenis obat darah tinggi ini berfungsi menghalangi beberapa saraf tertentu dan memberikan sinyal hormonal ke jantung dan pembuluh sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan menghambat efek sistem saraf simpatis.

Sistem saraf simpatis adalah sistem saraf yang segera akan memberikan respons terhadap stres dengan cara meningkatkan tekanan darah. Obat jenis beta blockers paling efektif diberikan kepada penderita usia muda, penderita yang pernah mengalami serangan jantung, penderita dengan denyut jantung yang cepat, angina pektoris (nyeri dada) dan sakit kepala sebelah atau migrain.
Beberapa obat beta blocker yang sering diresepkan adalah seperti bisoprolol (Concor), propranolol (Inderal), metoprolol (Lopressor, Toprol XL), nadolol (Corgard) dan atenolol (Tenormin).
Calcium channel blockers
Fungsi obat darah tinggi ini adalah mencegah agar kalsium tidak menjalar ke jantung dan otot-otot sel pembuluh darah. Hal tersebut dapat membuat sel-sel tersebut menjadi lebih rileks, sehingga membuat tekanan darah menurun.
Inhibitor renin
Renin adalah enzim yang dihasilkan ginjal untuk meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, obat darah tinggi ini dapat memperlambat produksi renin dan bahkan mengurangi produksinya.

Baca juga:
Reaching The virtue Month of Ramadlan
Khamsun :: Reaching The virtue Month of Ramadlan Sebelumnya saya sudah menulis artikel dengan judul " Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan... http://khamsun5.blogspot.com/2014/11/reaching-virtue-month-of-ramadlan.html
Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan
Khamsun :: Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan Ketika bulan Ramadlan datang, Rasul saw senantiasa memberikan taushiah  (nasihat) dan bimbingan. http://khamsun5.blogspot.com/2014/11/meraih-keutamaan-bulan-ramadlan.html
read more

Reaching The virtue Month of Ramadlan

Khamsun Ramadlan :: Reaching The virtue Month of Ramadlan
Sebelumnya saya sudah menulis artikel dengan judul "Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan" dan tulisan saya ini adalah hasil translate saja dari artikel "Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan".
Oke kita lanjutkan artikel Reaching The virtue Month of Ramadlan

Reaching The virtue Month of Ramadlan - Month of Ramadlan dubbed as sayyidusy syuhur (prince months). So named because the Month of Ramadlan has a variety of its own virtues that are not owned by the other months. Among its virtues, namely:

First, a syahrul Quran Ramadlan (the month of the Quran). The revelation of the Quran in Ramadlan be a true testament to glory and virtue of the month of Ramadlan. Allah says: "Month of Ramadlan is the (month) in which was revealed the Quran, a guidance for mankind and the explanations of the instructions and a differentiator (between the right and falsehood)." (QS. Al-Baqarah: 185). In another verse Allah says: "Verily, We have it down (Al-Qur'an) on the night of Qadr" (QS. Al-Qadr: 1). And many other verses that explain that the Koran was revealed in the month of Ramadlan.

That is why the month of Ramadlan dubbed with the name syahrul Quran (Koran month). In each month of Ramadlan is also the Prophet always bertadarus (interact) with Al-Quran with Gabriel as, as mentioned in the narration of Ibn Abbas (HR. Bukhari). Thus, in the month of Ramadlan we encouraged to reproduce interact with the Koran, with how to read, understand and mentadabburi meaning, memorize and learn, and practice it.

Secondly, the month of Ramadlan is Syahrun mubarak (months blessing), as the word of the Prophet, "It has come to you a blessed month. In this month of fasting obliged to you .. ". (HR. Ahmad, An-Nasa'i and Al-Bayhaqi). Every worship performed in the month of Ramadlan, Allah will double the reward. Messenger of Allah said: "Every deed done by children of Adam are for him, and the kindness was rewarded tenfold even up to seven hundred times. Allah says: Except for fasting, it is for Me and I were immediately responded. For that he had left lust, eating and drinking because of me "(HR. Muslim).

Prophet never giving the sermon in front of his companions, "O people, you have come to the full moon and a great blessing. In it there is a night that value (worship) in it is better than a thousand months. Allah has made fasting during the day as a liability, and turn on the evening as the sunnah act. Who is closer (to Allah) with a good (in that month), as if he was doing the deed required in other months. Who is doing the action required at other times, he seems to do seventy goodness in the other. "(HR. Bayhaqi)

Not only blessing reap the reward, but many other blessings. From the economic aspect, Ramadlan gives blessing economy for traders and others. For the poor, Ramadlan brings its own blessing. In this month of a Muslim are encouraged to berinfaq and charity towards them. Even obliged to pay tithes to them.

Third, in the month of Ramadlan the doors of heaven open and the closed doors of hell and syaithan-syaithan tied. Thus, Allah has given to His servants the opportunity to go to heaven with prayer and good deeds they had done in the month of Ramadlan. Syaithanpun not given the opportunity to tempt and mislead people. Messenger of Allah said, "When you enter the month of Ramadlan, the gates of Paradise are opened, the gates of Hell are closed, and syaithan-syaithan were shackled." (HR. Bukhari and Muslim). So this month we are encouraged to multiply on alternate worship and good deeds, so that we can go to heaven.

Fourth, the month of Ramadlan is a means for a Muslim to do good and avoid sin. Messenger of Allah said, "If the first night of the month of Ramadlan arrives, then syaithan-syaithan and genies Ifrit chained, the gates of Hell are closed so that none of it is open, and the gates of Paradise are opened, so that none of the doors are closed. Then there is an (angel) callers who call out: "O my goodness seekers, rejoice! O seeker of evil, resist! ". (HR. At-Tirmidhi, Ibn Majah and Ibn Khuzaymah).

The evildoers feel narrowed the space for the sinner in the month of Ramadlan. Because, in the month of Ramadlan they should restrain his lust. Places of vice, entertainments and facilities indulgence in lust closed immoral closed. Moreover, the syaithan who became the teacher of evildoers has been chained up in the month of Ramadlan. Similarly, the human desire to plunge into hell too restrained with fasting, because fasting it is retaining lust and immorality as the words of the Prophet: "Fasting was Junnah (retaining lust and immorality)" (HR. Ahmad, Muslim and al-Nasa'i )

However, if the immoral acts still occur in the month of Ramadlan, then the cause is threefold: First, the evildoers in this month are students and cadre syaithan. They have been trained for the sinner so that it becomes a habit. They are the madrasa graduates who have been trained syaithan to commit adultery by "teachers or preachers" they (syaithan). Second, fasting is done by evildoers it is not true (not in accordance with the guidance of the Prophet) that is not acceptable. When he fasted correctly, then it must stop his fast from sin. Third, lust has mastered and hostage himself. Fasting in fact not only refrain from eating, drinking and other things that can break the fast, but also refrain from lust and immorality in the form of words or actions that are forbidden. As a result fast is not worth the value of nothing and did not have a positive impact on behavior. Therefore, it is not surprising that in the month of Ramadlan there are people who "constancy" sinner.

Fifth, the month of Ramadlan Maghfirah (forgiveness). Allah provides facilities remission of Ramadlan as long as we avoid major sins. The Holy Prophet said: "Prayer five times a day, Friday to Friday and Ramadlan to Ramadlan wash away the sins of those times for major sins shunned". (HR. Muslim). Through a variety of activities in the month of Ramadlan worship Allah abolish our sins. Among these is the fast of Ramadlan, as the words of the Prophet: "Whoever fasts Ramadlan because the full faith and expecting reward from Allah, then his sins forgiven the past". (HR. Bukhari and Muslim). Similarly, the night prayers (tarawih, Witr and tahajuj) in the month of Ramadlan can erase past sins, as the Prophet said: "Whoever fasts that do Qiyam Ramadlan (night prayer) with the full faith and expecting reward from Allah, undoubtedly be forgiven his sins are past. "(HR. Bukhari and Muslim).

Sixth, Ramadlan month itqun Minan nar (exemption from the Fire of Hell). Every night in the month of Ramadlan Allah freed slaves desired from the fire of hell. Messenger of Allah said, "And God frees people from the Fire on every night." (HR. At-Tirmidhi, Ibn Majah and Ibn Khuzaymah).

Seventh, in the month of Ramadlan there is Laylat al Qadr that the value of kindness to him better than a thousand months. Allah says: "And you know Tatyana Qadar it? Laylat al-Qadr is better than a thousand months. "(Al-Qadr: 2-3). The Apostle of Allah said: "In the month of Ramadlan there is a night better than a thousand months, he who prevented his kindness to him, then he's Lost" (Ahmad, An-Nasa'i and Bayhaqi). So we are very encouraged to find this Qadr Tatyana i'tikaf, especially in the last ten days of Ramadlan, following the Prophet deed. A'ishah said: "If you have come in the last ten days (of the month of Ramadlan), the Prophet turned his night time, wake his family to worship, and to tighten our belts." (HR. Bukhari and Muslim). In another narration: "The Prophet is very keen to worship in the last ten days (the month of Ramadlan) exceeds his worship on other days." (HR.Muslim)

Given the various virtues of Ramadlan mentioned above, it is a pity when Ramadlan came and went leaving us just like that, without any effort from us to achieve maximum by performing a variety of worship and good deeds. Unfortunately, when the days of Ramadlan is supposed to be filled with emphasis on worship replaced with event immoral, na'uzubillahi min zaalik ..! Prophet has given a warning by his saying: "Gabriel has come to me and said:" O Muhammad, Who encounter fasting month of Ramadlan, but after this month runs out and do not get forgiveness, then he go to Hell. May Allah keep him away. Say Amen! I also say Amen !. (HR. Ibn Khuzaymah and Ibn Hibban in his Saheeh). In another narration, the Prophet said, "Woe to those who entered the month of Ramadlan, then Ramadhan passed before he was forgiven." (HR. At-Tirmidhi, Ahmad, Ibn Hibban, and Al-Bayhaqi). Hopefully we can achieve various virtues which are provided in the month of Ramadlan. Amen!

Ramadan Ramadhan or write it wrong, the truth is Ramadlan, please look at: Fakta Dasar Penulisan Ramadlan, Ramadan dan Ramadhan dan di: Cara Menulis Huruf Arab Ke Huruf Indonesia

Artikel Tambahan:
Aurel Ngaku Deg-degan Konser Bareng Krisdayanti
Krisdayanti kembali menggelar konser di negara tetangga bertajuk Metamorfosis. Kalau sebelumnya, ia tampil di Singapura, kini KD --sapaan Krisdayanti-- akan manggung di Kuala Lumpur Convention Center, Malaysia.
Pada 22 November 2014 mendatang, KD tak tampil sendiri dalam konsernya. Kali ini, ia mengajak putri sulungnya, Aurel Hermansyah untuk duet bareng dirinya.
Dan KD pun mengaku kalau Aurel merasa deg-degan nyanyi bareng dirinya. Ini kali pertama anaknya hasil pernikahan dengan Anang Hermansyah satu panggung dengannya.
"Dulu pernah sepanggung bareng, tapi dia nggak nyanyi, hanya main piano. Dan baru kali ini kita nyanyi bareng, dia sempat nervous," ujar KD, ditemui saat sesi latihan di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2014).
Menurut pelantun Menghitung Hari Aurel takut ada kesalahan saat bernyanyi di atas panggung bersamanya. Namun, sebagai seorang ibu dan teman duet, ia pun berusaha untuk meyakinkan Aurel kalau dia bisa melakukannya dengan baik.

"Memang ini bukan duet seperti biasanya. cara Aurel berdiri saja dibedakan, terus juga diaransemen luar biasa. Perlu latihan, saya yakin dia bisa pecah suara, antara suara saya dan dia. Alhamdulilah dia bisa pasti," ungkapnya.
Krisdayanti membocorkan kalau Aurel juga mengadu hal yang sama kepada sang ayah, Anang Hermansyah. "Dia punya kekhawatiran sendiri, dan itu dia bilang juga ke ayahnya. Anang sebagai ayah pastinya memberi support kepadanya," lanjut Krisdayanti.
Dalam konser nanti, Krisdayanti dan Aurel akan membawakan tiga lagu yang sempat populer. Dan salah satu lagunya itu pun pernah dinyanyikan dengan mantan suaminya.

"Kita nanti akan nyanyi tiga lagu, yaitu Cinta, Makin Aku Cinta, dan Tak Pernah Menyesal," pungkas Krisdayanti.
*****
Translate Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan, Agar Bisa Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan, Upaya untuk Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan.
*****
read more

Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan

Khamsun :: Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan
Ketika bulan Ramadlan datang, Rasul saw senantiasa memberikan taushiah  (nasihat) dan bimbingan mengenai Ramadlan dan puasa. Beliau memberi kabar gembira atas kedatangan Ramadlan kepada para shahabat dan umatnya dengan menjelaskan berbagai keutamaan bulan Ramadlan. Tujuannya adalah untuk memberi motivasi bagi para sahabat dan umat Islam lainnya untuk semangat melakukan ibadah dan amal shalih (kebaikan) pada bulan berkah ini. Oleh karena itu, topik ini menjadi penting untuk dibicarakan, agar kita termotivasi untuk meraih berbagai keutamaan Ramadlan.

Bulan Ramadlan dijuluki dengan sebutan sayyidusy syuhur (penghulu bulan-bulan). Dinamakan demikian karena Bulan Ramadlan memiliki berbagai keutamaan tersendiri yang tidak dimiliki oleh bulan lainnya. Di antara keutamaannya yaitu:

Pertama, Ramadlan merupakan syahrul Quran (bulan Al-Quran). Diturunkannya Al-Quran pada bulan Ramadlan menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadlan. Allah Swt berfirman: “Bulan Ramadlan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185). Di ayat lain Allah Swt berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam qadar” (QS. Al-Qadar: 1). Dan banyak ayat lainnya yang menerangkan bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadlan.

Itu sebabnya bulan Ramadlan dijuluki dengan nama syahrul quran (bulan Al-Quran).  Pada setiap bulan Ramadlan pula Rasulullah saw selalu bertadarus (berinteraksi) dengan Al-Quran dengan Jibril as, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Ibnu Abbas r.a (HR. Bukhari). Maka, pada bulan Ramadlan ini kita digalakkan untuk memperbanyak berinteraksi dengan Al-Quran, dengan cara membacanya, memahami dan mentadabburi maknanya, menghafal dan mempelajarinya, serta mengamalkannya.

Kedua, bulan Ramadlan merupakan syahrun mubarak (bulan keberkahan), sebagaimana sabda Rasul saw, “Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian..”. (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi). Setiap ibadah yang dilakukan di bulan Ramadlan, maka Allah akan melipat gandakan pahalanya. Rasulullah saw bersabda: “Setiap amal yang dilakukan oleh anak Adam adalah untuknya, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipat bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Swt berfirman: Kecuali puasa, itu untuk-Ku dan Aku yang langsung membalasnya. Karena sesungguhnya ia telah meninggalkan syahwat, makan dan minumnya karena-Ku” (HR. Muslim).

Rasulullah saw pernah berkhutbah di hadapan para sahabatnya, “Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung dan penuh berkah. Di dalamnya terdapat satu malam yang nilai (ibadah) didalamnya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa pada siang harinya sebagai sebuah kewajiban, dan menghidupkan malamnya sebagai perbuatan sunnah. Siapa yang mendekatkan diri (kepada Allah) dengan satu kebaikan (pada bulan itu), seolah-olah ia mengerjakan satu perbuatan wajib pada bulan lainnya. Siapa yang mengerjakan satu perbuatan wajib pada bulan yang lain, ia seolah-olah mengerjakan tujuh puluh kebaikan di bulan lainnya.” (HR. Baihaqi)

Tidak hanya keberkahan menuai pahala, namun banyak keberkahan lainnya. Dari aspek ekonomi, Ramadlan memberi keberkahan ekonomi bagi para pedagang dan lainnya. Bagi fakir miskin, Ramadlan membawa keberkahan tersendiri. Pada bulan ini seorang muslim sangat digalakkan untuk berinfaq dan bersedekah kepada mereka. Bahkan diwajibkan membayar zakat fitrah untuk mereka.

Ketiga, pada bulan Ramadlan pintu-pintu surga terbuka dan pintu-pintu neraka tertutup serta syaithan-syaithan diikat. Dengan demikian, Allah Swt telah memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk masuk surga dengan ibadah dan amal shalih yang mereka perbuat pada bulan Ramadlan. Syaithanpun tidak diberi kesempatan untuk mengoda dan menyesatkan manusia. Rasulullah saw bersabda, “Apabila masuk bulan Ramadlan maka pintu-pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan syaithan-syaithan pun dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim). Maka pada bulan ini kita digalakkan untuk memperbanyak ibadah sunnat dan amal shalih, agar kita dapat masuk surga.

Keempat, bulan Ramadlan adalah sarana bagi seorang muslim untuk berbuat kebaikan dan mencegah maksiat. Rasulullah saw bersabda, “Apabila malam pertama bulan Ramadlan tiba, maka syaithan-syaithan dan jin-jin Ifrit dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup sehingga tidak satupun darinya terbuka, dan pintu-pintu surga dibuka sehingga tidak satupun pintu yang tertutup. Kemudian ada seorang (malaikat) penyeru yang memanggil: “Wahai pencari kebaikan, bergembiralah! Wahai para pencari kejahatan, tahanlah!”. (HR. At-Tirmizi, Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah).

Para pelaku maksiat merasa dipersempit ruang gerak untuk berbuat maksiat pada bulan Ramadlan. Karena, pada bulan Ramadlan mereka harus menahan nafsunya. Tempat-tempat maksiat, hiburan-hiburan yang mengumbar birahi ditutup serta fasilitas maksiat ditutup. Terlebih lagi para syaithan yang menjadi guru para pelaku maksiat selama ini dibelenggu pada bulan Ramadlan. Begitu pula nafsu yang menjerumuskan manusia ke neraka juga dikekang dengan ibadah puasa, karena puasa itu adalah penahan nafsu dan maksiat sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Puasa itu Junnah (penahan nafsu dan maksiat)” (HR. Ahmad, Muslim dan An-Nasa’i)

Meskipun demikian, jika perbuatan maksiat masih terjadi pada bulan Ramadlan, maka penyebabnya ada tiga: Pertama, para pelaku maksiat pada bulan ini adalah murid dan kader syaithan. Mereka telah dilatih untuk berbuat maksiat sehingga menjadi kebiasaan. Mereka ini adalah alumni madrasah syaithan yang selama ini ditraining untuk berbuat maksiat oleh “guru atau ustaz” mereka (syaithan). Kedua, puasa yang dilakukan oleh pelaku maksiat itu tidak benar (tidak sesuai dengan tuntunan Rasul saw) sehingga tidak diterima. Bila ia berpuasa dengan benar, maka puasanya itu pasti mencegahnya dari maksiat. Ketiga, nafsunya telah menguasai dan menyandera dirinya. Puasa sesungguhnya tidak hanya menahan diri dari makan, minum dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa, namun juga menahan diri dari nafsu dan maksiat baik berupa ucapan maupun perbuatan yang diharamkan. Akibatnya puasanya tidak bernilai nilai apa-apa dan tidak memberikan dampak positif dalam tingkah lakunya. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila pada bulan Ramadlan masih ada orang-orang yang “istiqamah” berbuat maksiat.

Kelima, Ramadlan bulan maghfirah (pengampunan dosa). Allah Swt menyediakan Ramadlan sebagai fasilitas penghapusan dosa selama kita menjauhi dosa besar. Nabi saw bersabda: ”Shalat lima waktu, Jum’at ke Jum’at dan Ramadlan ke  Ramadlan  menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi”. (HR. Muslim). Melalui berbagai aktifitas ibadah di bulan Ramadlan Allah Swt menghapuskan dosa kita. Di antaranya adalah puasa Ramadlan, sebagaimana sabda Nabi Saw: ”Barangsiapa yang berpuasa Ramadlan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Swt, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. Bukhari dan Muslim). Begitu pula dengan melakukan shalat malam (tarawih, witir dan tahajuj) pada bulan Ramadlan dapat menghapus dosa yang telah lalu, sebagaimana sabda Nabi saw: ”Barangsiapa yang berpuasa yang melakukan qiyam Ramadlan  (shalat malam) dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Swt, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Keenam, Ramadlan bulan itqun minan nar (pembebasan dari Api neraka). Setiap malam di bulan Ramadlan Allah membebaskan hamba-hamba yang dikehendaki dari api neraka. Rasulullah saw bersabda, “Dan Allah membebaskan orang-orang dari api neraka pada setiap malam.” (HR. At-Tirmizi, Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah).

Ketujuh, pada bulan Ramadlan terdapat Lailatul Qadar yang nilai kebaikan padanya lebih baik dari seribu bulan. Allah berfirman: “Dan Tahukah kamu lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.” (Al-Qadar: 2-3). Rasul saw bersabda: “Pada bulan Ramadlan ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang dihalangi kebaikannya padanya, maka rugilah dia” (H.R. Ahmad,An-Nasa’i & Baihaqi). Maka kita sangat digalakkan untuk mencari lailatul qadar ini dengan i’tikaf, khususnya pada sepuluh hari terakhir Ramadlan, mengikuti perbuatan Rasul saw. Aisyah r.a berkata: “Apabila telah masuk sepuluh hari terakhir (dari bulan Ramadlan), Nabi saw menghidupkan waktu malam beliau, membangunkan keluarga beliau untuk beribadah, dan mengencangkan ikat pinggang.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat lain: “Nabi saw sangat giat beribadah pada sepuluh hari terakhir (bulan Ramadlan) melebihi ibadah beliau pada hari-hari lainnya.” (HR.Muslim)

Mengingat berbagai keutamaan Ramadlan tersebut di atas, maka sangat disayangkan bila Ramadlan datang dan berlalu meninggalkan kita begitu saja, tanpa ada usaha maksimal dari kita untuk meraihnya dengan melakukan berbagai ibadah dan amal shalih. Celakanya, bila hari-hari Ramadlan yang seharusnya diisi dengan memperbanyak ibadah diganti dengan ajang maksiat, na’uzubillahi min zaalik..! Rasulullah saw telah memberi peringatan dengan sabdanya: “Jibril telah datang kepadaku dan berkata: ”Wahai Muhammad, Siapa yang menjumpai bulan Ramadlan, namun setelah bulan ini habis dan tidak mendapat ampunan, maka ia masuk Neraka. Semoga Allah menjauhkannya. Katakan Amin! Aku pun mengatakan Amin!. (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam shahihnya). Dalam riwayat lain, Rasulullah saw bersabda, “Celakalah bagi orang yang masuk pada bulan Ramadlan, kemudian Ramadlan berlalu sebelum ia diampuni.” (HR. At-Tirmizi, Ahmad, Ibnu Hibban, dan Al-Baihaqi). Semoga kita dapat meraih berbagai keutamaan yang disediakan pada bulan Ramadlan. Amin!

Notebene: Tulisan Meraih Keutamaan Bulan Ramadlan ini tidak menggunakan teks arab saat menulis Al-Qur'an dan Al-Hadits, karena itu saya mohon maaf, dan Insya Allah saya akan membuat postingan kelanjutan yang menyertakan Teks Aslinya (Teks Arab dalam penulisan Qur'an dan Hadits).
anda juga membaca mengenai Keutamaan Bulan Ramadlan di link-link berikut:
Dan sekian dari saya. terima kasih atas kunjungannya.
read more

Sabtu, 16 Juli 2011

Selingkuh?

kata selingkuh sudah terkenal,selingkuh adalah hal yang tidak baik,dan sangat di takuti oleh tiap tiap yang punya pasangan,
namun selingkuh itu sendiri apa?sampai dimana batasan selingkuh?
dan bagaimana agar kita tidak selingkuh dan bagaimana pasangankita agar tidak selingkuh?
ini pertanyaan yang menurutku lumayan repot untuk dijawab,dan walau pun bisa dijawab,prakteknya terlalu sulit dan banyak orang sudah mencobanya namun tidak sukses,
selingkuh menurutku masih rancu,kita masih perlu membahasnya secara seksama,baik itu selingkuh yang dilakukan pacar,selingkuh yang dilakukan istri atau suami,
setelah itu kita lihat dari prinsip pasangannya masing masing,atau tingkat sensitivnya perasangan masing masing dari pasangan.
dan bisa juga kita harus melihatnya dari segi adat,agama,dan hukum di negara kita ini.
satu contoh,aku punya cewek,lalu cewekku boncengan dengan cowok lain,apakah itu termasuk selingkuh?
jawabannya pasti macem macem lah,kalau aku orang sudah sangat percaya pada cewekku,dan aku tidak sensitiv,pastinya aku mengatakan cewekku tidak selingkuh,dengan alasan memanfaatkan teman atau apa lah,mungkin itu yang akan terjadi,tapi kalau sebaliknya,pastinya aku akan mengatakan hal itu jelas sudah masuk pada selingkuh.

Baca juga:
Pengertian SEO (Search Engine Optimization) | Buka Rahasia SEO
Buka Rahasia SEO :: Pengertian SEO (Search Engine Optimization) Sebelum saya jauh membahas mengenai SEO saya terlebih dahulu akan menjelas >> selengkapnya >> http://buka-rahasia-seo0.blogspot.com/2014/11/pengertian-seo-search-engine.html
read more